Cek Blogmu Ngetop ngak

**Create Link Effect**
Page Rank Check

Kamis, 07 Februari 2008

Bandungkita

Bandung 7 Februari 2008
Bandung,temen-temen tiap hari pasti sudah denger nama kota ini,14 tahun yang lalu,waktu aku masih tinggal di Martapura sumatera selatan,pas aku jalan - jalan ke perkampungan aku nyetel radio RRI,maklum bo,tempat tinggalku,ngak ada radio FM yang ada cuma radio AM,aku pas denger acara lagu-lagu daerah,terus aku denger satu instrumen yang bener-bener buat perasaanku jadi terhanyut,terharu terus pengen cari tau,nama kesenian yang aku denger,ternyata instrumen yang aku dengerinitu namanya seni karawitan sunda,yang berasal dari tanah pasundan,terus terang aku terobsesi untuk pergi ke tanah pasundan,terus terang aku bertekad,ntar kalau lepas SMA aku mau merantau aja ke tanah pasundan,maklum orang tua ku berasal dari golongan menegah bawah,bapak ku udah lama wafat,sejak aku masuk ke sekolah dasar,jadi kalau aku mau nerusin kuliah ke ibukota propinsi sumatera selatan khususnya palembang,aku kasian saya ibuku,aku nekat bilang aja ke ibu buat merantau ke jawabarat.
Apa""kamu mau merantau sedangkan umurmu baru 18 tahun,terus di jawabarat mama ngak ada saudara,apa kamu ngak takut pergi ke jawa barat?,terus ibuku tanya lagi jawabarat yang mau kamu tuju itu nama kotanya apa? namanya juga remaja,aku asal jawab aja,Bandung ma,terus kamu mau ngapain ke sana??,aku mau coba menjalani hidup,biar tidak merepotkan mama,terus terang aku kasian liat mama,berangkat pagi,pulang sore buat cari uang untuk aku dan adikku,Coba kamu pikirkan lagi ,besok kalau kamu sudah ada keputusan baru mama kasih pertimbangan.
12 Juni 1994 saat aku ultah ke 18 dan lulus dari SMA aku ketemu ibu di kiosnya di pasar lama,kota martapura,sudah bulat ma,besok aku mau berangkat ke bandung,Ok kalau memang niatmu udah bulat,ini uang 500.000,cukup-tidak cukup kamu cukup-cukupin,jangan kasih berita kalau kamu belum berhasil,dan jangan bikin malu keluarga.
Aku ingat 3 pesan yang disampaikan oleh ibu ku.saat melepas kepergianku di terminal kota martapura
  • Jangan maen perempuan bila pipismu belum bisa jebolin tembok
  • jangan mabuk-mabukan/minum-minuman jika belum bisa minum jamu ( maklum ibuku tau kalau aku takut minum jamu)
  • Jangan jadi perampok kalau kamu masih takut liat kecoa ( ibuku pun tau,kalau aku bisa terkencing-kencing liat kecoa)

15 Juni 1994,aku tiba di pelabuhan Merak propinsi Banten,Terus terang gembira,takut,gugup campur aduk jadi satu saat aku baru menginjakkan kaki di pelabuhan Merak,Buntelan yang aku bawa 1 koper merek EXSPORT,Duit sisa 425.000,di tambah perut keroncongan,Langkah pertama yang aku lakukin saat aku nyampe di pelabuhan

  • Pergi ke Masjid mandi,wudlu dan sholat,padahal saat aku di Martapura Sholat paling juga cuma 1 tahun sekali,saat lebaran aja,aku pasrahkan jiwa dan ragaku ke hadapan allah SWT,semoga kedatanganku di tanah jawa ini di berkati
  • Ambil segenggam tanah,yang ada di halaman masjid,aku cium tanahnya dan berbicara dengan tanah yang aku genggam,tolong jaga aku diatas tanahmu yang aku injak saat ini

Affter Lunch,busyet pake bahasa inggris segala,aku ke pos polisi,maklum anak remaja kuper ngak pernah pergi jauh,aku ketemu sersan Bambang,bapak polisi yang masih berumur 25 tahun,dengan lugu aku bertanya,pak Bambang (aku liat nama yang tertulis di dadanya),kalau bandung ada di sebelah mana? dan berapa jauh dari pelabuhan merak ini ? Adek namanya siapa dan kenapa bertanya bandung ada di sebelah mana?,saya iwan pak,nama lengkapku Hermanto jaya,biasa di panggil iwan,karena aku Fans berat ama Iwan Fals,dan mau merantau ke Bandung,waduh dek,Bandung itu 8 jam perjalanan dari pelabuhan ini,aku balik nanya lagi pak,aku butuh bantuan,buat bertahan hidup di jawa ini,karena aku ngak punya saudara disini,kira-kira di banten ini tempat cari kerjaan ada di sebelah mana? Waduh dek,kalau masalah itu bapak kurang tau,tapi kalau tempat industri ada di kota cilegon 30 menit dari sini,kalau kamu mau pergi aja ke cilegon.

Dalam kekalutan yang luar biasa aku pergi ke cilegon,bertanya ke setiap warung makan yang ada di kota cilegon,dimana cari kost yang murah,akhirnya aku temukan tempat Kost di daerah ciwandah yang harganya 40.000/bulan,aku tempatin kamar kost itu,tanpa kasur,bantal dan perlengkapan lain,yang aku punya cuma peralatan mandi,dan sisa uang 350.000,tapi dalam kesederhaan itu aku ingat bahwa ada yang bisa membantu,yaitu allah swt,aku berdoa semoga di tempat baru ini bisa mencari penghidupan yang lebih layak.

1 minggu pertama di cilegon,hampir 40 pabrik udah aku datangin,95% tidak ada lowongan 5 % ada lowongan tetapi aku harus bayar Fee ke personalianya Rp 400.000 biar bisa ke terima bekerja,dalam situasi itu,aku tidak menyerah,pembaca yang budiman Allah SWT menjamin semua mahluknya jika mau berusaha dan pantang menyerah pasti ada jalan keluar,saat di dalam angkot,jurusan cilegon ciwandan aku bertemu ibu-ibu yang sedang ngobrol,bahwa ada 1 hotel bintang 5 yang buka di daerah pantai carita 20 menit dari ciwandan tempat kostku yang lagi butuh banyak karyawan,dalam percakapan tersebut,aku dengar nama Personel manager yang harus di temui,jika mau melamar di hotel tersebut,namanya MR,Jack Braun,orang inggris.Aku ngak sabar pengen segera pergi ke Hotel tersebut,25 Juni 1994,aku datang ke Hotel bintang 5 tersebut,aku liat antrean panjang orang yang melamar ke sana,kebetulan bintangku Gemini,orang gemini itu pintar bicara alias ngecap,aku beraniin diri bicara dengan security hotel tersebut,aku bilang aku dah ada janji dengan Mr Jack Braun,jam 9.30 pagi,terus aku ditanya kamukan mau melamar kerjaan juga jadi harus ketemu dengan staffnya saja ngak usah ke Mr jack,terus aku bilang justru Mr Jack yang bilang harus ke temu dia,karena aku desak terus pak satpam itu bilang,ya udah kamu ke lantai 3 ketemu ibu selvi,sekretaris Mr jack.

Aku ke lantai 3 ketemu ibu selvi,dan di ijinkan ketemu Mr Jack Braun jam 9.30 pagi,aku ketuk pintu kantornya dan berkata God morning Mr jack,thank you very much,anda mau bertemu dengan saya,kebetulan allah itu maha pemurah,orang yang aku temui ternyata pintar berbahasa indonesia,Mr jack terpingkal-pingkal waktu aku ceritaain bagaimana aku bisa tau namanya dan bohongin satpamnya,kalau aku tamunya Mr,jack,singkat cerita tanpa Test di hotel tersebut,aku keterima sebagai tenaga Cleaning service berhubung aku cuma lulusan SMA,hari itu adalah hari bersejarah,dalam hidupku,bagaimana akhirnya aku bisa hidup di tanah jawa

Pembaca pasti bingung kok judulnya Bandung kita,tapi ceritanya belum masuk ke Bandung,berhubung udah 3 jam aku di warnet,banyak orang yang ngantri mau pake,maklum ini adalah hari pertama aku bisa buat blog,jadi ngetiknya agak lama,nanti aku sambung lagi true story ini,aku bakal ceritain semua tentang perjalanku di jawa barat,sampai akhirnya aku tinggal di kota yang aku cintai ini Bandung.

Tidak ada komentar: